Program

Maluku · 2023

Survei kepiting kelapa Banda

Memetakan populasi kepiting kelapa yang terancam di kepulauan Maluku.

Latar Belakang

Kepiting kelapa (Birgus latro) adalah arthropoda darat terbesar di dunia. Di kepulauan Maluku, mereka menghadapi tekanan ganda dari hilangnya habitat pesisir dan perburuan ilegal untuk konsumsi. Tanpa data populasi yang akurat, upaya perlindungan hukum menjadi sulit diterapkan.

Metodologi Riset

Tim peneliti YKAI melakukan survei nokturnal di pulau-pulau terpencil di Laut Banda. Kami menggunakan metode mark-release-recapture untuk mengestimasi kepadatan populasi dan mengukur ukuran individu sebagai indikator kesehatan populasi.

Satu individu kepiting kelapa besar yang ditemukan dalam survei malam di Kepulauan Banda.

Temuan Awal

Populasi kepiting kelapa di wilayah yang tidak terlindungi ditemukan 70% lebih rendah dibandingkan wilayah dengan pengawasan adat (Sasi). Ukuran rata-rata individu juga cenderung mengecil, menandakan tekanan perburuan yang tinggi pada individu dewasa.

Langkah Selanjutnya

  • Mendorong penetapan **Kawasan Konservasi Maritim** yang mencakup habitat daratan kepiting kelapa.
  • Bekerja sama dengan masyarakat adat untuk memperkuat hukum adat (Sasi) dalam melindungi habitat pesisir.